TANGERANG, 26 Januari 2026 – Di tengah kesibukan mengejar prestasi, siswa SMA IT Tunas Harapan Ilahi (THI) membuktikan bahwa kecerdasan intelektual harus beriringan dengan ketajaman empati. Melalui gerakan #SmaitersPeduli, warga sekolah secara kolektif bergerak menunjukkan solidaritas nyata bagi para korban bencana banjir di Sumatra.
Bagi komunitas yang dijuluki SMAITERS ini, kegiatan sosial bukanlah agenda seremonial belaka. SMAITERS secara progresif mengintegrasikan nilai kepedulian ke dalam ekosistem sekolah dengan membuka kesempatan donasi setiap hari. Konsistensi ini memastikan bahwa setiap individu di lingkungan sekolah memiliki ruang untuk berkontribusi, sekecil apa pun nilainya, demi tujuan kemanusiaan yang lebih besar.
Dalam aksi terbaru yang terdokumentasi hari ini, semangat kolektif siswa berhasil menghimpun dana awal sebesar Rp. 607.100,00. Angka ini merupakan representasi dari ketulusan hati para siswa yang tergerak oleh kampanye “Open Donasi Korban Banjir Sumatra” yang tersebar di area sekolah. Dana yang terkumpul akan menjadi jembatan kebaikan bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan pokok di wilayah Sumatra.
“Kami tidak hanya melahirkan siswa yang pandai menjawab soal ujian, tapi juga pemuda yang peka terhadap rintihan sesama. Gerakan donasi harian ini adalah cara kami melatih otot empati para siswa agar siap menjadi pemimpin masa depan yang melayani masyarakat,” tegas perwakilan divisi kesiswaan THI.
Langkah ini mempertegas posisi SMA IT Tunas Harapan Ilahi sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen penuh pada pembentukan karakter islami yang adaptif dan solutif terhadap isu-isu kemanusiaan global.
