
PANGALENGAN, BANDUNG – Dalam upaya menghadirkan pembelajaran kontekstual di luar ruang kelas, SMA Islam Terpadu (SMAIT) Tunas Harapan Ilahi sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Edu Trip: Explore the Destination, Discover Your Self”. Kegiatan yang berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober 2025 ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan kelas XI dengan destinasi utama kawasan Pangalengan dan Kota Bandung.
Program yang bekerja sama dengan bimbingan belajar Nurul Fikri ini dirancang untuk memadukan aspek kemandirian, penelitian ilmiah, serta ketangkasan fisik. Melalui tagline “Discover the world, discover yourself”, para siswa diajak untuk mengenal potensi alam sekaligus mengasah kemampuan literasi dan sains mereka.
Penelitian Industri di Pabrik Teh Kertamanah & KPBS: Para siswa melakukan observasi mendalam di dua ikon industri Pangalengan. Di Pabrik Teh Kertamanah, siswa mempelajari proses pengolahan teh dari hulu ke hilir. Sementara di Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS), siswa berkesempatan meneliti manajemen peternakan sapi perah dan proses produksi susu yang menjadi penggerak ekonomi lokal.
Literasi Sejarah di Museum Geologi Bandung: Sebagai bagian dari penguatan materi geografi dan sejarah, peserta mengunjungi Museum Geologi. Di sini, siswa mengeksplorasi koleksi fosil, batuan, dan sejarah pembentukan kepulauan Indonesia untuk memperkaya wawasan saintifik mereka.
Pengembangan Karakter melalui Rafting: Sisi petualangan diisi dengan kegiatan rafting (arung jeram) di Sungai Palayangan. Aktivitas ini bertujuan untuk membangun kerjasama tim (team building), keberanian, dan disiplin di antara para siswa.
Kepala Sekolah SMAIT Tunas Harapan Ilahi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar wisata, melainkan bagian dari kurikulum sekolah untuk membentuk karakter siswa yang kritis dan tangguh. “Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga memiliki kepekaan terhadap lingkungan industri dan sosial di sekitar mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi kelas X dan XI, sekaligus menjadi sarana tadabbur alam untuk meningkatkan rasa syukur atas kekayaan alam Indonesia.
